Tradisi Tolak Bala di Pasar Sentral Sengkang, Pedagang Berbagi untuk Anak Yatim dan Lansia

 


WAJO — Tradisi tolak bala yang digelar jamaah Masjid At-Taubah bersama para pedagang di Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kembali dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial kepada sesama.

Menurut panitia kegiatan,Muhammad Akbar Gunawan, tradisi ini diyakini membawa keberkahan rezeki sekaligus meringankan beban hidup anak yatim dan kaum lansia. Ia menyebut, banyak keajaiban dan pertolongan dari Allah SWT yang dirasakan para pedagang setelah rutin bersedekah.

Kegiatan sosial tersebut telah berlangsung selama 16 tahun. Meski kondisi pembeli di pasar terkadang sepi, para pedagang tetap meyakini sedekah kepada anak yatim dan kaum dhuafa akan mendatangkan keberkahan dalam usaha dan kehidupan mereka.

Ratusan anak yatim, kaum dhuafa, dan lansia dari lima kecamatan di Kabupaten Wajo berdatangan untuk menerima bantuan. Dalam kegiatan itu, panitia membagikan beras masing-masing lima kilogram serta sejumlah uang tunai kepada para penerima manfaat.

Bagi para lansia dan anak yatim, bantuan beras tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya kegiatan rutin tersebut.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan pedagang yang terus memberikan kepercayaan serta dukungan sehingga tradisi berbagi ini tetap berjalan hingga 16 tahun lamanya.

Panitia berharap kondisi ekonomi dan aktivitas jual beli di Pasar Sentral Sengkang kembali stabil sehingga para pedagang dapat terus memperoleh keberkahan hidup dan rezeki yang melimpah.


Laporan *nar.

Baca Juga
Redaksi

Lebih baru Lebih lama