Mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas Bersama Warga Desa Marannu Tanam Jagung, Dukung Ketahanan Pangan dan Lestarikan Kearifan Lokal

 


WAJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung bersama masyarakat Desa Marannu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7) itu menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui sektor pertanian.

Penanaman jagung dilaksanakan di lahan milik Kepala Desa Marannu, Ansyar, dengan melibatkan warga setempat dan mahasiswa KKN. Kegiatan tersebut bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus melestarikan kearifan lokal dalam bercocok tanam yang hingga kini masih diterapkan oleh para petani di pedesaan.

Koordinator KKN Gelombang 116 Desa Marannu menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya sebatas membantu proses penanaman, tetapi juga menjadi sarana belajar langsung mengenai praktik pertanian tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami proses budidaya jagung secara langsung sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Desa Marannu," ujarnya.

Dalam prosesnya, penanaman diawali dengan pemilihan lahan yang terbuka dan memperoleh sinar matahari yang cukup serta memiliki sistem drainase yang baik. 

Lahan kemudian dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelum dibuat alur tanam untuk memudahkan perawatan.

Penanaman dilakukan secara tradisional menggunakan tongkat kayu atau tugal untuk melubangi tanah sedalam sekitar 5 hingga 10 sentimeter. Setiap lubang diisi dua biji jagung, kemudian ditutup kembali dengan tanah sebelum diberikan pupuk agar benih dapat tumbuh dengan optimal.

Kepala Desa Marannu, Ansyar, mengapresiasi semangat mahasiswa KKN yang turut terjun langsung membantu masyarakat dalam kegiatan pertanian.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa, khususnya di sektor pertanian.

Setelah ditanam, tanaman jagung akan memasuki beberapa tahapan pertumbuhan, mulai dari fase perkecambahan, fase vegetatif hingga fase generatif sebelum akhirnya siap dipanen. Selama masa pertumbuhan, tanaman memerlukan perawatan rutin agar mampu menghasilkan tongkol jagung yang berkualitas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Wajo.

Baca Juga
Redaksi

Lebih baru Lebih lama