Tradisi Tolak Bala, Pedagang Pasar Sentral Sengkang Bagikan Beras dan Uang kepada Ratusan Warga



WAJO – Ratusan anak yatim dan warga kurang mampu memadati Masjid At-Taubah dan pelatarannya di kawasan Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk menerima bantuan berupa beras seberat 5 kilogram dan sejumlah uang yang dibagikan oleh para pedagang pasar.

Warga penerima bantuan datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Wajo. Meski jumlah penerima membludak, proses pembagian bantuan berlangsung tertib dan lancar berkat pengaturan panitia.

Panitia kegiatan, Ustadz Akbar Gunawan, mengatakan pembagian beras gratis dan sejumlah uang tersebut merupakan tradisi tolak bala yang rutin dilaksanakan oleh para pedagang Pasar Sentral Sengkang sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

"Tradisi tolak bala ini merupakan wujud ikhtiar dan doa kepada Sang Pencipta agar para pedagang diberikan kelancaran dalam menjalankan usaha serta kondisi ekonomi kembali stabil," ujar Ustadz Akbar Gunawan.

Ia menjelaskan, kegiatan berbagi ini sebelumnya dilaksanakan setiap bulan. Namun, seiring berbagai pertimbangan, pelaksanaannya kini dilakukan setiap dua bulan sekali.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, tradisi ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antarpedagang sekaligus membawa keberkahan bagi usaha mereka. Meski antusiasme warga sangat tinggi, seluruh rangkaian pembagian bantuan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Jika akan dipublikasikan di media online, judul ini juga bisa digunakan: "Pedagang Pasar Sentral Sengkang Gelar Tradisi Tolak Bala, Ratusan Warga Terima Beras dan Uang Tunai."



Laporan, redaksi. 

Baca Juga
Redaksi

Lebih baru Lebih lama