WAJO – Salah satu staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Syamsudariadi berhasil menciptakan inovasi Wajo Green Pest, yaitu cairan anti rayap berbahan dasar limbah ubi kayu.
Kepala DLH Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B ,mengatakan inovasi tersebut merupakan wujud komitmen DLH dalam mendorong kreativitas aparatur sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi ini. Wajo Green Pest membuktikan bahwa limbah ubi kayu dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dalam pengendalian rayap dan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah," ujarnya.
DLH Kabupaten Wajo berkomitmen terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan, pengurangan limbah, serta pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Laporan*reporter Anto.
