Bangkit Setelah Masa Kritis, Pembalap Cilik Wajo Muh. Nabil Ramadhan Tampil Memukau Jadi Pemimpin Upacara di Sekolah

WAJO — Setelah sempat melewati masa kritis dan kini tengah berada dalam proses pemulihan (pemulihan dari cedera/kondisi medis), pembalap cilik kebanggaan Kabupaten Wajo, Muh. Nabil Ramadhan, membuktikan semangat juangnya yang tak pernah padam.

Meski untuk sementara waktu harus menepi dari lintasan balap road race antar-daerah dan fokus pada pemulihan kesehatan, Nabil tetap menunjukkan jiwa kepemimpinan serta kedisiplinan yang tinggi di lingkungan sekolahnya.

Pada upacara bendera hari Senin, 3 Agustus 2026, siswa SDN 331 Tempe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo tersebut dipercaya dan ditunjuk langsung mewakili kelasnya untuk menjadi Pemimpin Upacara Bendera.

Dengan lantang dan tegas, Nabil menjalankan tugasnya memimpin barisan murid-murid dengan intonasi serta sikap sempurna layaknya seorang prajurit TNI. Penampilan memukaunya dalam memimpin upacara mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah, mulai dari Kepala Sekolah hingga jajaran guru.

Rasa Syukur Orang Tua dan Rahasia Suara Lantang Nabil

Rasa haru dan syukur mendalam disampaikan oleh pihak orang tua Muh. Nabil Ramadhan atas perkembangan kesehatan sang buah hati.

"Kami selaku orang tua sangat bersyukur kepada Allah SWT karena anak kami diberikan umur panjang, kesehatan, dan kesempatan hingga siap melaksanakan tugas sebagai pemimpin upacara hari ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah dan seluruh jajaran guru yang telah memberikan kepercayaan serta bimbingan kepada Nabil," ungkap orang tua Nabil.

Menariknya, di balik ketegasan dan kelantangan suaranya saat memimpin upacara, Nabil bersungguh-sungguh melatih dirinya sendiri di rumah. Dengan penuh semangat, ia belajar melatih intonasi komando agar terdengar mantap bagaikan anggota TNI. Tak hanya itu, ia juga rutin mengonsumsi racikan herbal serebak (minuman herbal pelancar suara) sebagai rahasianya agar suaranya tetap nyaring dan lantang saat memimpin barisan.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Muh. Nabil Ramadhan ini menjadi inspirasi tersendiri, membuktikan bahwa keterbatasan fisik di masa pemulihan bukanlah penghalang untuk terus berprestasi dan mengabdi di lingkungan sekolah.(antho) 

Baca Juga
Redaksi

Lebih baru Lebih lama