Polres Wajo Klarifikasi Pemberitaan 19 Orang Diduga Passobis



Kasi Humas Polres Wajo IPTU KAOMI. SH

WAJO — Polres Wajo memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya 19 orang yang diduga terlibat aktivitas passobis dan diamankan kepolisian di wilayah hukum Polres Wajo pada Rabu (12/8/2026).

Polres Wajo menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengamankan 19 orang sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan tersebut.

Kasi Humas Polres Wajo, Iptu Kaomi, S.H., mengatakan klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi sekaligus mencegah munculnya persepsi keliru di tengah masyarakat terkait keterlibatan Polres Wajo dalam peristiwa tersebut.

“Kami perlu meluruskan bahwa Polres Wajo tidak pernah melakukan pengamanan terhadap 19 orang sebagaimana diberitakan. Kami juga tidak melakukan pelepasan terhadap 19 orang tersebut maupun pengembalian kendaraan yang disebut sebagai barang bukti,” ujar Iptu Kaomi, S.H.

Menurutnya, Polres Wajo terbuka memberikan klarifikasi terhadap informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepolisian. Hal ini sebagai bentuk komitmen untuk menjaga transparansi serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.

Iptu Kaomi juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan maupun menyebarluaskan informasi yang belum melalui proses verifikasi.

“Apabila ada informasi terkait dugaan tindak pidana atau aktivitas yang meresahkan masyarakat, silakan disampaikan kepada kepolisian agar dapat dilakukan pengecekan sesuai prosedur,” jelasnya.

Polres Wajo menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh pihak, termasuk media, untuk bersama-sama menjaga kualitas informasi publik dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan konfirmasi.

Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus mencegah kesalahpahaman mengenai keterlibatan Polres Wajo dalam peristiwa yang diberitakan.(tim) 







Baca Juga
Redaksi

Lebih baru Lebih lama