WAJO — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimeriahkan para santri Tahfiz Al-Qur’an Jannatul Qudus di sudut Masjid Nur Dermawan, Jalan Lembu, Kelurahan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang digelar setiap 17 Agustus ini telah menjadi rutinitas tahunan para santri. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Pembina Tahfiz Al-Qur’an Jannatul Qudus, Ambo Enre, mengatakan kecintaan terhadap agama tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk melupakan tanah air.
“Bukan karena kita mencintai agama berarti kita melupakan tanah air. Kita bisa mencintai agama sekaligus mencintai bangsa dan negara,” kata Ambo Enre.
Menurutnya, semangat para santri dalam mengikuti kegiatan HUT Kemerdekaan merupakan bagian dari pendidikan karakter. Para santri diajarkan untuk menghargai jasa para pahlawan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif.
Suara lantang para santri Jannatul Firdaus bersama santri lainnya turut mewarnai rangkaian kegiatan. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Ambo Enre berharap kegiatan tahunan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai wadah pembentukan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan bangsa.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak, cinta masjid, cinta sesama, dan cinta kepada Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan, mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Dengan semangat HUT RI ke-81, para santri Tahfiz Al-Qur’an Jannatul Qudus menunjukkan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an, agama, dan tanah air dapat berjalan bersama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter.(nar)
